Guru Perlu Miliki Personal Branding Kuat

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

UMK – Personal branding harus diciptakan dan dimanfaatkan dengan baik, termasuk bagi guru sekolah dasar. Dengan membangun personal branding yang baik, maka seseorang bisa mengendalikan dirinya untuk meraih sukses kedepan, karena akan muncul tanggungjawab.  

Hal itulah muncul saat acara kuliah perdana yang dilaksanakan Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK). Narasumber yang diundang yakni Dr. Marthin Nanere dari La Trobe University yang sebagai narasumber dengan tema Building and Maximizing Your Personal Brand.

Dr. Marthin Nanere mengatakan, personal branding sangat diperlukan, sehingga setiap orang harus mengelolanya dengan baik. Karena untuk maju salahs atunya adalah dengan mengtelola kesan baik terhadap kita sendiri. ”Dengan branding yang kuat, maka akan menbedakan dirimu dengan orang lain dan bisa memaksimalkan potensi yang kami miliki,” katanya saat memberikan paparan di Gedung J lantai V UMK Selasa (111/12/2019)

Untuk membangun personal branding, kamu harus mampu menganalisa dirimu sendiri terlebih dahulu. Tanyakan kepada dirimu sendiri apa kelebihan terbesarmu hingga apa yang membedakan dirimu dengan orang lain.

Lalu tanyakan dirimu lagi apa prestasi terbesarmu, apa yang dibutuhkan orang ketika mendatangimu dan apa yang anda inginkan ketika orang lain mendengar namamu. ”Beberapa pertanyaan itu harus kamu jawab dulu, agar tahu arah kedepan yang kamu inginkan,” terangnya.

Dalam membangun personal branding, juga bisa dilakukan melalui media sosial, apalagi saat ini kaum millennial pasti memilikinya. Perlu rencana yang baik jika ingin membangunnya melalui media sosial.

Perencanaan harus matang, salah satunya berkomitmen melakukan kegiatan positif yang konsisten, pintar mengelola waktu, seperti menghabiskan 15 menit per hari untuk aktivitas media sosial. Lalu gunakan alat penjadwalan otomatis agar bisa tetap konsisten dan evaluasi aktivitasmu.

Selanjutnya harus ada pengelolaan yang baik, seperti proaktif. Seperti informasikan apa yang sudah dicapai, memaksimalkan diri dalam rapat atau grup yang kamu miliki, komunikasi dengan efektif dan yang penting tetap relevan dengan apa yang kamu inginkan.

Lalu perlu memiliki strategi yang baik, salah satunya dengan mencari rekan yang bijak, memiliki sikap positif, dan pertahankan citra profesional secara online. ”Semua itu harus dilakukan perlahan namun harus konsisten, sehingga personal branding yang kami miliki bisa maksimal,” imbuhnya.(Linfokom-Humas)